Selasa, 21 April 2026
- ADVERTISEMENT -
Nasional

Bedah Buku Babad Alas: Refleksi Kepemimpinan dan Tantangan Pemerintahan Daerah

Bedah Buku Babad Alas: Refleksi Kepemimpinan dan Tantangan Pemerintahan Daerah

Jember – Bupati Jember, Gus Fawait, menghadiri kegiatan bedah buku Babad Alas yang menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, sebagai pembicara utama sekaligus penulis buku. Acara digelar di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan menjadi ruang refleksi mengenai kepemimpinan daerah.

Dalam pemaparannya, Bima Arya menuturkan bahwa tantangan sesungguhnya muncul setelah seorang pemimpin terpilih, bukan saat kampanye. Ia menceritakan pengalaman kepemimpinannya di Kota Bogor, menghadapi dinamika birokrasi, kepentingan kelompok, dan tekanan sosial. Ia menekankan bahwa keberanian harus dibarengi kebijaksanaan, nilai moral, dan strategi yang konsisten.

Bima Arya mencontohkan pengaruh tokoh intelektual seperti Arief Budiman, Soe Hok Gie, dan Nurcholish Madjid dalam membentuk kebijakan yang inklusif, adil, dan berpihak pada kelompok minoritas. Ia juga menyinggung sejumlah keputusan strategis, mulai dari penanganan polemik rumah ibadah hingga kebijakan investasi hiburan yang sesuai karakter daerah.

Menanggapi pemaparan tersebut, Gus Fawait menyatakan pengalaman Bima Arya menjadi inspirasi dalam memimpin Kabupaten Jember. Ia menyoroti tantangan daerah, seperti angka kemiskinan ekstrem, stunting, serta persoalan kesehatan ibu dan bayi. Pemkab Jember menempuh reformasi pelayanan publik melalui perluasan akses kesehatan, optimalisasi program jaminan kesehatan daerah, serta penguatan layanan administrasi kependudukan di tingkat desa dan kecamatan.

Gus Fawait juga menekankan pentingnya peran BUMD sebagai instrumen kemandirian fiskal dan melaporkan kenaikan signifikan Pendapatan Asli Daerah dalam satu tahun terakhir. Capaian ini dianggap sebagai indikator penguatan kapasitas fiskal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Acara bedah buku ini menjadi momentum refleksi antara pengalaman kepemimpinan nasional dan strategi pembangunan daerah, menunjukkan bahwa keberanian, keteguhan nilai, dan strategi berpihak pada masyarakat adalah kunci kepemimpinan yang efektif.

- ADVERTISEMENT -
Bagikan Berita Ini: