MediaGlobalindoOne Fakta - Aktual - Terpercaya
Advertisement [ Slot Iklan Google AdSense - Leaderboard 728x90 ]

200 Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Travel Diduga Bermasalah

S

Oleh: SONI DARWANTO

Thursday, 03 September 2026 | 12:14 WIB

200 Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Travel Diduga Bermasalah

Ilustrasi: 200 Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Travel Diduga Bermasalah

 

JOMBANG — Rencana keberangkatan sekitar 200 calon jemaah umrah asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Minggu dini hari, 30 Agustus 2026, berakhir dengan kekecewaan. Para jemaah yang telah berkumpul sejak sekitar pukul 01.00 WIB di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang harus menunda keberangkatan setelah pihak travel menyampaikan pembatalan secara sepihak.

Hanya 40 Jemaah yang Bisa Berangkat

Salah satu keluarga jemaah, Widi, mengatakan bahwa sekitar pukul 02.30 WIB pihak PT Annisa Ahmada Travelindo atau ITS Grup menyampaikan hanya sekitar 40 jemaah yang dapat diberangkatkan menuju Bandara Juanda.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan dari para calon jemaah. Suasana bahkan sempat memanas karena banyak jemaah yang tidak menerima keputusan tersebut.

“Jadi banyak sekali jamaah yang tidak terima dan marah-marah hingga suasana memanas,” kata Widi, Selasa, 2 September 2026.

Ketidakpastian juga terjadi terhadap pasangan suami istri yang berharap dapat berangkat dalam satu rombongan. Sementara itu, sejumlah jemaah yang sudah lebih dahulu berada di bandara memilih tidak melanjutkan perjalanan karena tidak mendapatkan pendamping.

Dana Keberangkatan Disebut Telah Habis

Situasi semakin memanas ketika puluhan jemaah terlihat berkumpul dan mengepung dua perwakilan pihak travel di kawasan Alun-Alun Jombang.

Para jemaah mengaku telah menunggu selama lebih dari tiga jam. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan travel disebut menyampaikan bahwa dana untuk keberangkatan jemaah telah habis.

Jika biaya umrah diperkirakan sekitar Rp30 juta untuk setiap jemaah, maka dana dari sekitar 200 calon jemaah tersebut nilainya diperkirakan mencapai Rp6 miliar.

Polisi Turun Tangan

Ketegangan yang terjadi akhirnya mendapat penanganan dari pihak kepolisian. Dua perwakilan travel kemudian dibawa ke Polres Jombang untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait persoalan keberangkatan tersebut.

Dalam proses mediasi, disepakati bahwa keberangkatan calon jemaah akan dilakukan secara bertahap.

Masyarakat Diminta Lebih Teliti Memilih Travel

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika memilih biro perjalanan umrah. Calon jemaah disarankan memastikan legalitas, rekam jejak, serta kepastian layanan travel sebelum menyerahkan dana keberangkatan.

Sampai berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak travel mengenai kepastian pengembalian dana milik para calon jemaah yang belum diberangkatkan.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana keberangkatan umrah tersebut.

Reporter: Soni Darwanto

Topik Terkait: Hukum

Jurnalis / Penulis

SONI DARWANTO

Tim redaksi MediaGlobalindoOne yang berdedikasi menyajikan berita akurat dan terpercaya.

Suara Pembaca (0)

Tinggalkan Komentar

Jadilah yang pertama menyuarakan pendapat pada berita ini.